Metro — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Metro menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya para petani terdampak banjir di wilayah Rejomulyo.
Pada Senin (11/5/2026), jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Metro mendampingi sejumlah petani untuk menyampaikan tuntutan terkait kejelasan ganti rugi lahan akibat gagal panen yang dipicu luapan Sungai Way Sekampung.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi para petani untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan dan harapan mereka kepada Ketua DPRD Kota Metro serta jajaran struktural PDI Perjuangan.

Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Metro sekaligus Kuasa Hukum Aliansi Petani, Tomi Gunawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal perjuangan para petani hingga adanya kepastian penyelesaian dari pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan mengawal aspirasi para petani agar hak-hak mereka dapat dipenuhi secara baik dan berkelanjutan. Dalam waktu dekat kami juga akan menyurati Wali Kota Metro guna mencari solusi konkret bersama,” ujar Tomi Gunawan.
Menurutnya, persoalan gagal panen akibat banjir tidak hanya berdampak pada kerugian ekonomi petani, tetapi juga mempengaruhi keberlangsungan usaha pertanian masyarakat.
Sementara itu, perwakilan petani Rejomulyo, Misgianto berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian terkait mekanisme bantuan maupun kompensasi bagi petani terdampak.
“Kami berharap ada tindak lanjut nyata dan solusi yang jelas bagi para petani yang mengalami kerugian akibat banjir ini,” ungkap Misgianto.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 132 petani dilaporkan mengalami dampak cukup parah akibat meluapnya Sungai Way Sekampung. Sejumlah lahan pertanian mengalami kerusakan dan menyebabkan gagal panen.
Sebelumnya, para petani disebut telah menerima informasi terkait rencana bantuan berupa bibit dan pupuk. Namun hingga kini, jadwal penyaluran bantuan tersebut masih menunggu kejelasan lebih lanjut.
Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini menjelaskan bahwa pihak DPRD telah melakukan koordinasi dengan jajaran eksekutif guna menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Kami telah menyampaikan berbagai aspirasi petani kepada pihak eksekutif, termasuk terkait normalisasi sungai dan kompensasi gagal panen. Saat ini kami masih menunggu respons lanjutan dari pemerintah daerah,” jelas Ria Hartini.
Ia menambahkan bahwa DPRD Kota Metro akan terus memantau perkembangan penanganan persoalan tersebut agar masyarakat terdampak memperoleh perhatian dan solusi yang tepat.
Melalui pertemuan ini, diharapkan adanya langkah konkret dari seluruh pihak terkait guna membantu para petani yang terdampak banjir, sekaligus mendorong penanganan jangka panjang terhadap persoalan luapan Sungai Way Sekampung agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

