Reses di Way Tataan, Wakil Pimpinan DPRD Kostiana Tampung Aspirasi dan Keluhan Warga


Bandar Lampung — Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, melaksanakan kegiatan Reses Tahun 2026 di daerah pemilihan (Dapil) I Bandar Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, dalam rangka menyerap secara langsung aspirasi dan berbagai kebutuhan masyarakat.


Dalam kegiatan reses tersebut, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi di lingkungan tempat tinggal mereka. Aspirasi yang disampaikan menjadi masukan penting bagi Kostiana sebagai wakil rakyat untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif maupun dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.


Kostiana mengatakan, reses merupakan salah satu momentum penting bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, mendengarkan aspirasi warga secara langsung dapat memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.


“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah,” ujar Kostiana.


Ia menegaskan, aspirasi masyarakat tidak hanya menjadi catatan dalam kegiatan reses, tetapi akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan dalam menjalankan fungsi DPRD, baik fungsi legislasi, penganggaran maupun pengawasan.


Dalam kesempatan tersebut, warga Way Tataan juga menyampaikan harapan agar aspirasi yang mereka sampaikan dapat ditindaklanjuti. Salah satu warga yang mengikuti kegiatan reses mengapresiasi kehadiran Kostiana secara langsung di tengah masyarakat.


“Kami berterima kasih karena Ibu Kostiana datang dan mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan warga. Kami berharap aspirasi yang kami sampaikan dapat diperjuangkan dan ada tindak lanjut dari pemerintah,” ujar salah seorang warga peserta reses.


Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi sekaligus berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan publik di lingkungan mereka.


Kostiana berharap, melalui kegiatan reses, komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan aspirasi secara konstruktif sehingga dapat menjadi bagian dari proses pembangunan Provinsi Lampung, khususnya di wilayah Bandar Lampung.


“Pembangunan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami akan terus membuka ruang komunikasi dan mendengarkan aspirasi warga,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *