Reses di Dua Pekon Kecamatan Banyumas, Andy Roby Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Pertanian


Pringsewu – Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) III, Andy Roby, melaksanakan Reses Ke-6 Tahun 2026 di dua lokasi di Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pekon Sri Rahayu sebagai titik kedua pada pukul 13.00–15.00 WIB dan dilanjutkan di Pekon Banyumas sebagai titik ketiga pada pukul 15.15–17.45 WIB.


Reses merupakan agenda kerja anggota DPRD untuk kembali menemui konstituen sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan yang nantinya akan diperjuangkan melalui mekanisme pemerintahan.


Dalam pertemuan tersebut, Andy Roby mendengarkan secara langsung berbagai masukan dari masyarakat. Di Pekon Sri Rahayu, warga mengusulkan pembangunan jalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah serta bantuan bibit alpukat guna mendukung peningkatan hasil perkebunan.


Sementara itu, pada reses di Pekon Banyumas, masyarakat kembali menyampaikan aspirasi terkait pembangunan jalan. Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan bibit padi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Tidak hanya itu, beberapa warga berharap adanya bantuan pupuk meskipun belum tergabung dalam kelompok tani.


Andy Roby menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Provinsi Lampung. Menurutnya, reses merupakan momentum penting untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.


“Reses bukan hanya agenda rutin anggota dewan, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat dan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah,” ujar Andy Roby.


Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menyampaikan berbagai usulan pembangunan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting agar program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.


“Pembangunan akan berjalan lebih tepat sasaran apabila diawali dengan mendengar langsung suara masyarakat. Karena itu, saya mengajak warga untuk terus menyampaikan aspirasi secara terbuka agar dapat menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan ke depan,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Reses Ke-6 di dua pekon tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara wakil rakyat dan masyarakat. Berbagai aspirasi yang telah disampaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan hingga dukungan bagi sektor pertanian berupa bantuan bibit dan pupuk, diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Pringsewu. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *