Debat Perdana Arinal-Sutono: Peningkatan Infrastruktur Dongkrak Perekonomian


Debat perdana calon Gubernur Lampung digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung pada Minggu 13 Oktober 2024 di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung.


Debat yang mengangkat tema infrastruktur dan perekonomian ini berlangsung lancar. Pasangan calon gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Sutono pun membeberkan potensi infrastruktur yang mendongkrak perekonomian.


Beberapa hal ditekankan Arinal-Sutono dalam peningkatan infrastruktur untuk mendongkrak perekonomian. 


“Judul Kita malam hari ini sangat tepat infrastruktur dan ekonomi ini tidak bisa terpisahkan. Pembangunan infrastruktur yang tepat seperti irigasi untuk pertanian sehingga hampir semua sawah mendapatkan air sehingga pangan kita menjadi nomor 5 se-Indonesia,” jelas Arinal.


Dengan adanya daya dukung infrastruktur maka dapat mendongkrak perekonomian. Bahkan Arinal pun menyebut potensi datangnya investor pada beberapa program yang akan mereka bawa kedepan.


“Saya sudah berkomunikasi dengan beberapa investor kita akan wujudkan kereta api mulai dari Bakauheni sampai ke Palembang. Kemudian pembangunan dermaga dua pelabuhan,” katanya.


Tak hanya itu kemandirian pangan Provinsi Lampung yang bahkan menyokong DKI Jakarta pun telah menunjukan hasilnya.


Selanjutnya dengan adanya infratruktur maka konektivitas transportasi juga akan terbangun yang akan memacu peningkatan perekonomian.


“Konektivitas itu wajib, karena itu apapun yang kita lakukan transportasi itu standar awal daripada membangun ekonomi,” jelasnya.


Arinal melanjutkan, untuk membuat transportasi pusat pemerintah provinsi dan kabupaten ini tidak hanya masalah transportasi potensi yang dikembangkan apa potensi pariwisata potensi ekonomi.


“ini harus terintegrasi oleh karena sangat penting bahwa koordinasi memaksimalkan untuk membuat konektivitas udara, darat dan laut. Koordinasi dengan pusat, poin penting untuk bangun transportasi kedepan yang meyakinkan,” katanya.


Ditambahkan Sutono, bagaimana kedepannya pemanfaatan infrastruktur ditingkatkan program. 


“Pelabuhan Bandar udara misalnya di Gatot Subroto kalau nggak didukung dengan jalan konektivitasnya oleh karenanya ke depan panjang ini harus dibangun komunitas dengan tol,” ungkap Sutono.


Dalam membangun juga perlunya peningkatan kapasitas transportasi yang terintegrasi tidak hanya pada sistem transportasi namun juga pada sektor wisata. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *