HUT ke-53 PDI Perjuangan, Winarti Tekankan Kepedulian Nyata untuk Rakyat

Bandar Lampung – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, menegaskan pentingnya peran aktif kader partai untuk hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

Menurutnya, gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan.

Winarti menyampaikan, kepedulian terhadap korban bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kecepatan dan keseriusan.

Ia menyoroti kondisi kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak yang memerlukan perhatian segera, terutama terkait keberlanjutan pendidikan dan kehidupan mereka ke depan.

“Penanganan bencana tidak cukup hanya dengan kehadiran, tetapi juga percepatan. Di lapangan, masih banyak perempuan dan anak-anak yang harus segera diselamatkan dan dipastikan masa depannya,” ujar Winarti.

Ia menambahkan, sebagai partai yang lahir dari rahim perjuangan rakyat, PDI Perjuangan menempatkan kehadiran kader di tengah masyarakat sebagai kewajiban moral dan ideologis.

Baik kader yang berada di legislatif, eksekutif, maupun struktur partai, seluruhnya diharapkan aktif menyapa, mendengar, dan menjembatani kebutuhan rakyat.

“Kita harus turun langsung, mendengarkan apa yang dirasakan masyarakat, lalu menjawabnya secara konkret. Di situlah fungsi kader sebagai pejuang demokrasi dijalankan,” tegasnya.

Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan, menurut Winarti, menjadi refleksi untuk memperkuat jati diri partai sebagai kekuatan politik yang merakyat dan konsisten memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah, sekaligus keberanian menyampaikan kritik dan saran jika kebijakan dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

“Kolaborasi dengan pemerintah penting, namun sikap kritis tetap harus dijaga demi kepentingan rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Winarti juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-53 PDI Perjuangan yang diperingati bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta.

Ia menegaskan tema Satyam Eva Jayate sebagai pengingat bahwa kebenaran harus selalu menjadi fondasi perjuangan politik.

“Kebenaran pasti menang. Di sanalah kita berdiri, untuk selama-lamanya,” pungkas Winarti. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *