Bandar Lampung – Puluhan ambulans yang membawa tenaga medis dan tim relawan kader PDI Perjuangan menuju wilayah terdampak bencana di Sumatra singgah dan beristirahat di Hotel BBC, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, usai dilepas dari Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Bandar Lampung.
Rombongan ambulans tersebut tiba di Lampung Tengah pada Senin malam (29/12/2025) untuk melakukan jeda perjalanan sekaligus pengecekan kondisi kendaraan dan kesiapan personel sebelum melanjutkan perjalanan keesokan harinya menuju lokasi bencana.
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPD PDI Perjuangan Lampung, Budhi Condrowati, mengatakan singgahnya rombongan ambulans di Lampung Tengah merupakan bagian dari perencanaan teknis agar seluruh tim tetap dalam kondisi prima selama perjalanan panjang.
“Perjalanan menuju lokasi bencana cukup jauh dan membutuhkan kesiapan fisik serta mental. Oleh karena itu, kami mengatur titik singgah agar tim medis dan relawan dapat beristirahat, sekaligus memastikan ambulans dalam kondisi layak jalan sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Condro.

Ia menjelaskan, seluruh ambulans yang diberangkatkan membawa tenaga medis, relawan kader partai, serta perlengkapan medis dasar yang akan digunakan untuk evakuasi dan pelayanan kesehatan darurat di daerah terdampak.
“Begitu tiba di lokasi, tim langsung bergabung dengan posko induk dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan cepat dan terarah,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah kader PDI Perjuangan di Lampung Tengah turut menyambut kedatangan rombongan ambulans dan memberikan dukungan logistik serta moril kepada para tenaga medis dan relawan.
Condro menegaskan, perjalanan kemanusiaan ini mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas kader PDI Perjuangan lintas daerah dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan kemanusiaan. Seluruh kader bergerak bersama, saling menguatkan, demi memastikan bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Rencananya, puluhan ambulans beserta tenaga medis dan relawan tersebut akan melanjutkan perjalanan menuju wilayah terdampak bencana di Sumatra pada Selasa (30/12/2025) pagi. (*)

