Lampung Selatan – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudin, S.E., menggelar kegiatan reses di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (4/8/2025). Acara ini dihadiri ratusan masyarakat yang antusias menyambut kedatangan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan Merik Havit, Anggota DPRD Lampung Selatan Hendry Gunawan, serta Tenaga Ahli DPR RI Donald Harris Sihotang, Heri Agus Setiawan, dan Ahmad Risyad. Selain itu, tampak pula Danramil 04/Kalianda Lettu Inf Tatang Sulaeman dan Kanit Binmas Polsek Kalianda Aiptu Hendra Susanto.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Tenaga Ahli DPR, Donald Harris Sihotang, Sudin menyoroti persoalan serius yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya terkait maraknya kasus penyalahgunaan narkoba, praktik pinjaman online ilegal, serta pengaruh buruk budaya luar terhadap generasi muda.
“Kita tahu soal judi online, narkoba, dan pinjol. Pinjol memang mudah diakses, tapi bunganya luar biasa besar dan data pribadi kita bisa dicuri. Maka dari itu, hindari pinjol,” ujar Donald.
Ia juga mengimbau agar para orang tua lebih aktif dalam memantau penggunaan telepon genggam anak-anak mereka. Menurutnya, banyak kasus penyimpangan terjadi karena kurangnya pengawasan dari keluarga.
“Kalau bisa, HP anak dicek. Banyak anak terlihat baik-baik saja, tapi ternyata sudah pinjaman online. Kita juga harus mewaspadai ideologi asing yang masuk dan mempengaruhi anak-anak. Orang tua harus menanamkan ideologi Pancasila sejak dini,” jelas Donald.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Kalianda Aiptu Hendra Susanto menyatakan bahwa peredaran narkoba di wilayah Kalianda saat ini cukup memprihatinkan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengetahui adanya pelanggaran hukum.
“Kami terbuka menerima laporan dari masyarakat. Kalau tidak ada laporan, kami tidak tahu apa yang terjadi di lapangan,” katanya.
Senada dengan itu, Danramil Kalianda Lettu Inf Tatang Sulaeman menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga pergaulan anak-anak, khususnya pada malam hari.
“Saya sering melihat anak-anak nongkrong malam hari. Lebih baik kita dibenci karena dianggap bawel, daripada anak kita terjerumus dalam hal-hal negatif,” tegasnya.
Mengakhiri kegiatan reses, Sudin melalui perwakilannya mengingatkan bahwa menjaga keamanan, ketertiban, dan ketahanan keluarga adalah tanggung jawab bersama.
“Ini bukan semata tugas polisi dan TNI. Dalam menjaga anak-anak dari jeratan narkoba, judi online, dan pengaruh buruk lainnya, peran orang tua sangatlah penting,” tutup Donald. (*)

