Bandar Lampung – Penantian panjang sempat menuai polemik di kalangan partai politik (Parpol) hingga masyarakat ihwal pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dengan sistem proporsional terbuka maupun tertutup akhirnya menemukan kepastian jawaban.
Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan menolak gugatan nomor 114/PUU-XX/2022 mengenai uji materi terhadap sistem pemilihan umum (pemilu). Artinya, sistem Pemilu, termasuk Pileg 2024 mendatang tetap menggunakan proporsional terbuka.
Mengenai putusan MK tersebut, sederet parpol besar di Provinsi Lampung turut angkat bicara dan memberikan pandangan masing-masing. Beberapa di antaranya tak mempersoalkan dan mengaku sudah siap dengan Pileg sistem proporsional terbuka maupun tertutup, hingga mengapresiasi serta mendukung putusan tersebut.
Ketua DPRD Bandar Lampung sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Wiyadi mengatakan, partai berlambang banteng moncong putih itu sejatinya tidak mempermasalahkan atau menyoal Pileg dengan sistem proporsional terbuka maupun tertutup.
Kendati demikian, PDI Perjuangan khususnya DPC Kota Bandar Lampung akan tetap mematuhi dan menghormati putusan MK, serta memastikan internal partai tidak mendebatkan persoalan tersebut.
“Kita prinsipnya siap, karena memang dari kita kemarin menang di beberapa Pemilu dengan proporsional terbuka maupun tertutup. Jadi sudah jelas, kita tidak ada masalah dengan sistem apapun itu,” ujarnya, Jumat (16/6/2023).
Lebih dari itu, para bakal calon legislatif (Bacaleg) PDI Perjuangan memang sudah disiapkan menyambut putusan MK dengan sistem proporsional terbuka atau tertutup. Meski demikian, Wiyadi tetap mengakui, sistem terbuka dapat menghadirkan sederet dampak positif bagi partai, caleg, maupun para pemilih.
“Pertama sistem terbuka, kita terhindar dari konflik internal karena kalau tertutup pasti para caleg ribut dengan nomor urut. Sudah pasti, nomor urut 2 saja belum tentu puas. Nah kalau seperti ini, mau nomor urut berapa saja tidak ada masalah, karena mereka punya basis wilayah teritorial yang memang sudah dibina oleh masing-masing,” tandasnya. (*)

