Pringsewu – Calon Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Sutono menyampaikan bahwa desa harus memiliki jadwal kegiatan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesolidan antar warga desa setempat.
Program itu disampaikan Sutono yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung saat tatap muka dan dialog bersama warga, Pringsewu Kota, Kabupaten Pringsewu, Rabu (6/11/2024).
Sutono mengatakan, kalender program yang harus dibuat oleh aparatur setiap desa minimal ada dua kegiatan yaitu HUT RI 17 Agustus dan hari ulang tahun desa yang melibatkan seluruh warga desa setempat dan yang nanti akan disebut Desa Fair.

“Kalau di Jakarta ada Jakarta Fair, kemudian Lampung Fair dan sekarang kita akan wujudkan program Desa Fair yang mengusung kebudayaan,” ungkapnya.
“Jadi ini program sesuai dengan tagline Ardjuno yaitu berjaya mulai dari desa, semua kita awali dari desa. Nanti setiap desa saya minta Lurah atau aparatur desa, kelurahan, kampung, pekon memiliki jadwal kegiatan minimal dua itu,” kata Sutono.

Sutono juga meminta, Desa Fair ini harus melibatkan seluruh warga desa setempat dan dikategorikan sesuai usia dan gender.
“Yang dilibatkan untuk memeriahkan ulang tahun desanya ya semua warga desa itu, mulai dati balita, remaja, dewasa, orang tua, laki-laki, perempuan semua harus masuk dalam kategori kegiatan. Kegiatannya ya lomba-lomba, festival atau karnaval dan banyak hal lainnya,”jelasnya.

“Kalau olahraga ya lomba voli, kemudian kalau wanita seperti memasak, nah nanti siapa yang juara itu yang akan tingkatkan produksinya apabila ada nilai jualnya. Saya mau ada kepeloporan pada desa itu,” ungkapnya.
Sutono menjelaskan, hal tersebut sudah dijalankan oleh salah satu desa Taman Cari, Lampung Timur yang berlangsung selama 40 hari dan dirinya hadir di malam puncak.

“Mereka sebulanan melaksanakan kegiatan, seperti karnaval, pameran, lomba dan lainnya. Nah ini saya juga minta kepada masyarakat disini juga melakukan hal yang sama, ini akan menjadi kebudayaan yang harus terus berlangsung,” ungkapnya.
“Ini visi misi Ardjuno semua kita maksimalkan dengan memulai dari desa. Semuanya yang sidah diprogramkan Ardjuno harus membawa baroqah. Saya ingin ini menjadi berkahnya Pringsewu dan Lampung. Ini makna dari Trisakti Bung karno,”tandasnya. (*)

