Puluhan Anak Disabilitas Pesisir Barat Terima Bantuan Kursi Roda, Yanuar Irawan: Berhak Mendapat Perhatian yang Sama


Bandar Lampung — Kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan kursi roda khusus dari Australia kepada 27 anak disabilitas asal Kabupaten Pesisir Barat, Minggu (10/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Lamban Singgah Y.I, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung tersebut berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Meski dari total 27 penerima bantuan hanya tujuh anak yang dapat hadir secara langsung karena keterbatasan kondisi dan jarak, suasana kegiatan tetap berlangsung hangat dengan didampingi orang tua masing-masing.


Penyaluran bantuan turut didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Barat, Baznas Pesisir Barat, serta sejumlah pihak yang selama ini aktif memberikan perhatian kepada anak-anak penyandang disabilitas.


Bantuan kursi roda khusus tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas anak-anak disabilitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.


Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Fraksi PDI Perjuangan, Yanuar Irawan menyampaikan apresiasi atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada anak-anak disabilitas asal Pesisir Barat tersebut.


Menurutnya, perhatian terhadap penyandang disabilitas harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, lembaga sosial, maupun masyarakat luas.


“Bantuan ini bukan sekadar kursi roda, tetapi bentuk kasih sayang, perhatian, dan harapan agar anak-anak disabilitas dapat memiliki semangat hidup yang lebih baik. Mereka memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan,” ujar Yanuar Irawan.


Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat, termasuk relawan, donatur dari Australia, Dinas Sosial, Baznas Pesisir Barat, serta keluarga yang terus mendampingi anak-anak dengan penuh ketulusan.


“Kita ingin memastikan bahwa anak-anak disabilitas di Lampung, khususnya dari daerah pesisir, tidak merasa sendiri. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus hadir memberi dukungan nyata,” lanjutnya.


Sementara itu, para orang tua penerima bantuan mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak mereka. Kursi roda khusus tersebut dinilai sangat membantu karena disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik anak.


Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna, menjadi simbol kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu sesama, khususnya anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian bersama. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *