Lampung Tengah – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, menegaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan sekaligus menjadi kekuatan penyeimbang agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.
Penegasan tersebut disampaikan Winarti saat memberikan arahan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini dihadiri jajaran fungsionaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, di antaranya Sekretaris Palgunadi, Bendahara Kostiana, Wakil Sekretaris Siska, serta para Wakil Ketua DPD yakni Aprilliati, Watoni, Piego, Aribun Sayunis, Yanuar Irawan, I Wayan Aryudi, Syafe’i, dan Ni Ketut Dewi Nadi.

Dalam arahannya, Winarti menegaskan bahwa peran partai politik, khususnya PDI Perjuangan, tidak berhenti pada kemenangan elektoral, tetapi harus diwujudkan dalam pengawalan kebijakan publik agar tetap sejalan dengan nilai-nilai kerakyatan dan keadilan sosial.
“PDI Perjuangan harus tetap berada di garis depan dalam membela kepentingan rakyat, sekaligus menjadi kekuatan penyeimbang agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat,” ujar Winarti.
Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak menjadikan jabatan dan kekuasaan sebagai tujuan utama perjuangan politik. Menurutnya, ideologi partai, disiplin organisasi, dan keberpihakan kepada rakyat harus menjadi pegangan utama setiap kader, baik yang berada di struktur partai maupun di pemerintahan.

“Jabatan itu amanah, bukan tujuan. Kalau kita melenceng dari ideologi dan lupa pada rakyat, di situlah perjuangan kehilangan maknanya,” tegasnya.
Winarti juga menekankan pentingnya kedewasaan politik dalam menyikapi dinamika pemerintahan dan perbedaan pandangan yang kerap muncul dalam proses demokrasi. Ia meminta kader PDI Perjuangan untuk tetap solid dan menjadikan keputusan partai sebagai rujukan utama dalam bersikap.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi keputusan partai dan kepentingan rakyat harus selalu di atas segalanya,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap peran PDI Perjuangan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Menurut Komang Koheri, keberadaan PDI Perjuangan sebagai kekuatan politik yang kritis dan konstruktif sangat penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi dan memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“PDI Perjuangan selama ini berperan aktif sebagai mitra pemerintah daerah, sekaligus pengingat agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada rakyat. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan Lampung Tengah,” ujar I Komang Koheri.
Ia juga berharap konsolidasi partai melalui Musancab dapat memperkuat stabilitas politik daerah dan mendukung program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan konsolidasi organisasi yang kuat hingga ke akar rumput, Winarti optimistis PDI Perjuangan Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah, akan semakin solid dan konsisten dalam menjalankan peran politiknya secara bertanggung jawab, baik sebagai pengusung pemerintahan maupun sebagai pengawal kepentingan rakyat.

