Lampung Timur — Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, menyerahkan bibit alpukat kepada Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 24 kecamatan di Kabupaten Lampung Timur.
Penyerahan bibit tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Lampung Timur, Jumat (31/1/2026).

Berbeda dari kegiatan simbolik semata, pembagian bibit alpukat ini diarahkan sebagai modal produktif bagi kader dan masyarakat.
Winarti menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan harus mampu menghadirkan manfaat nyata, salah satunya melalui penguatan ekonomi berbasis pertanian dan pekarangan.
“Bibit ini harus ditanam, dirawat, dan kelak dipanen. Nilainya bukan hanya hijau, tetapi juga ekonomi. Inilah kerja politik yang membumi,” ujar Winarti.

Menurutnya, alpukat dipilih karena memiliki nilai jual tinggi, perawatan relatif mudah, dan cocok dengan kondisi tanah di Lampung Timur. Jika dikelola dengan baik, tanaman tersebut diharapkan mampu menjadi sumber tambahan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Winarti menambahkan, gerakan penanaman ini juga sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar kader partai mengembangkan politik yang berpihak pada keberlanjutan hidup rakyat, melalui pertanian, pangan, dan kemandirian ekonomi.
Selain penyerahan bibit alpukat, Winarti juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PDI Perjuangan Lampung Timur periode 2025–2030, sekaligus membuka Musancab secara resmi.

Ia meminta seluruh jajaran partai hingga tingkat bawah bekerja disiplin, solid, dan fokus pada kerja-kerja kerakyatan.
Musancab PDI Perjuangan Lampung Timur diikuti oleh pengurus PAC dari 24 kecamatan, ratusan pengurus ranting, anggota legislatif, badan dan sayap partai, serta kader senior. Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai menjelang agenda politik ke depan.

