Sudin Dorong Masyarakat Pringsewu Jauhi Narkoba dan Pinjol Ilegal


Bandar Lampung – Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudin., mengadakan kegiatan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) di Kabupaten Pringsewu pada hari Jumat (07/11/2025). Kegiatan tersebut diwakili oleh tenaga ahli DPR RI, Donald Harris Sihotang dan Ahmad Risyad, dan dilaksanakan di Kecamatan Pagelaran.


Hadir dalam acara tersebut Camat Pagelaran Muhammad Faozan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pringsewu Bambang Kurniawan, Kepala Pekon Heri Randi Wijaya, bersama para Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.


Dalam kesempatan itu, Babinsa Ruslan menyampaikan peringatan keras terhadap maraknya praktik judi online (“judol”) dan pinjaman online ilegal (“pinjol”). Ia mengingatkan bahwa kedua praktik tersebut bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berpotensi merusak moral dan hubungan sosial dalam keluarga. Masyarakat Kecamatan Pagelaran diminta untuk tidak terjerat dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.


Tenaga ahli DPR RI, Donald Harris Sihotang, menambahkan bahwa permasalahan narkoba, judi online, dan pinjol saat ini sudah menjadi ancaman serius bagi generasi muda.


“Ketiga hal ini sama-saja menghancurkan masa depan. Narkoba merusak fisik dan mental, sementara judi online dan pinjol menjerat ekonomi keluarga. Kami berharap masyarakat semakin cerdas dalam menggunakan teknologi dan menjaga lingkungan sosialnya,” katanya.


Selain itu, Donald juga menegaskan bahwa proses pendaftaran anggota TNI dan Polri bersifat gratis dan transparan. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pihak yang menawarkan kelulusan dengan imbalan. Ia juga mendorong agar anak-anak sejak dini dipersiapkan secara menyeluruh: kesehatan fisik dan mental, kemampuan akademik, serta disiplin agar dapat bersaing secara jujur dan sehat.


Acara Kundapil tersebut berjalan dengan hangat dan interaktif. Masyarakat mendapat kesempatan untuk berdiskusi langsung, menyampaikan berbagai keresahan di tingkat desa, dan mendapatkan tanggapan langsung dari wakil rakyat. Warga berharap program-program yang dibahas memang dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam menumbuhkan kesadaran hukum dan meningkatkan keamanan lingkungan di desa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *