Lampung Tengah – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Lampung Tengah bersiap mengikuti rangkaian agenda kepartaian, mulai dari Konferensi Daerah (Konferda) tingkat Provinsi Lampung, Konferensi Cabang (Konfercab), hingga Musyawarah Anak Cabang (Musancab).
Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Tengah, Sumarsono, mengatakan seluruh proses penjaringan calon pengurus telah diselesaikan bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah tersebut.
“Kami telah menuntaskan seluruh proses penjaringan calon pengurus bersama seluruh PAC Lampung Tengah sesuai mekanisme partai. Untuk Konferda, kami tinggal menunggu perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” ujar Sumarsono, Minggu (26/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa seluruh aktivitas organisasi telah dijalankan berdasarkan Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025, yang mengatur mekanisme struktural mulai dari PAC hingga DPC. Karena seluruh proses telah berjalan sesuai aturan, maka tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan konferensi.
“Alhamdulillah, semua sudah sesuai mekanisme partai. Hasilnya telah kami sampaikan kepada DPP melalui DPD. Kami tinggal menunggu instruksi lebih lanjut, sehingga tidak ada alasan untuk menunda Konferda dan Konfercab,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sumarsono menuturkan bahwa kewenangan DPC hanya sebatas melakukan penjaringan. Sedangkan keputusan penetapan hasil sepenuhnya menjadi otoritas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan DPP.
“Kesiapan kami meliputi penyusunan data, berkas, daftar aset partai, dan kader yang terlibat dalam pelaksanaan Konferda dan Konfercab,” tambahnya.
PDI Perjuangan sebagai partai ideologis dan partai kader, kata dia, memastikan seluruh proses seleksi berjalan dengan prinsip meritokrasi. Seluruh kegiatan mulai dari Konferda, Konfercab, Musancab hingga Musyawarah Ranting (Musran) ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Kami yakin pimpinan partai akan memilih kader terbaik untuk menjadi ketua, sekretaris, bendahara, dan pengurus lainnya. Insya Allah seluruh proses ini selesai tahun ini dan berlanjut hingga tahun depan,” pungkasnya. (*)

