<!--CusAds0-->
<p><br>Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 yang berlangsung di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Senin lalu, menjadi momentum penting dalam penegasan arah perjuangan politik partai.</p>



<p><br>Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham, secara resmi membacakan rekomendasi eksternal partai yang akan menjadi pedoman strategis dalam menghadapi dinamika nasional dan global. Rakernas kali ini mengusung tema “Satyam Eva Jayate: Di sanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya.”</p>



<p><br>Dalam penyampaiannya, Jamaluddin menegaskan bahwa seluruh rekomendasi Rakernas disusun berlandaskan nilai-nilai ideologi Pancasila, konstitusi negara, serta etika moral yang berpihak kepada kepentingan rakyat. PDI Perjuangan, kata dia, menempatkan kebenaran dan keteladanan sebagai fondasi utama perjuangan politik.</p>



<p><br>“Partai menegaskan sikap politik untuk memperkokoh kedaulatan Indonesia, mendorong kemandirian ekonomi nasional, serta menjaga keberagaman budaya sebagai kekuatan bangsa,” ujar Jamaluddin.</p>



<p><br>Rakernas I juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk ketergantungan pada kekuatan asing dan menekankan pentingnya kebijakan negara yang berpihak pada rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.</p>



<p><br>Dalam aspek demokrasi, PDI Perjuangan menyoroti perlunya peningkatan kualitas demokrasi melalui penguatan fungsi kontrol dan mekanisme checks and balances lembaga politik, penegakan sistem hukum yang berkeadilan, serta perlindungan hak-hak warga negara untuk berpendapat dan berkumpul.</p><!--CusAds0-->



<p><br>Salah satu rekomendasi penting lainnya adalah dorongan kepada pemerintah untuk mengambil langkah proaktif dalam menghadapi krisis ekologis dan perubahan iklim. PDI Perjuangan mendorong penghentian deforestasi, penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan, serta pemulihan ekosistem yang rusak.</p>



<p><br>Rakernas juga menekankan pentingnya penguatan sistem penanggulangan bencana nasional melalui mitigasi berbasis teknologi dan peningkatan koordinasi antar lembaga.</p>



<p><br>Di bidang ekonomi, PDI Perjuangan menegaskan komitmen menjaga kedaulatan pangan nasional, memperkuat sektor pertanian, serta memajukan koperasi sebagai pilar utama gerakan ekonomi rakyat.</p>



<p><br>Rekomendasi lainnya mencakup penguatan otonomi daerah, dukungan terhadap reformasi sistem hukum dan politik, serta perbaikan sistem pemilu guna menekan biaya politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda.</p>



<p><br>Rakernas I juga menegaskan komitmen partai untuk terus mendorong reformasi TNI dan Polri agar semakin profesional dan fokus pada tugas konstitusionalnya. Selain itu, partai mendesak peningkatan akuntabilitas lembaga penegak hukum serta penguatan sistem antikorupsi, baik di internal partai maupun dalam pemerintahan.</p>



<p><br>Rakernas I PDI Perjuangan 2026 menjadi tonggak penting dalam menegaskan arah perjuangan partai menuju Indonesia yang adil, sejahtera, dan berdaulat, sekaligus menjaga cita-cita reformasi serta ideologi Bung Karno dalam mewujudkan kemajuan bangsa. (*)</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
Lampung Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan,…
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa partainya mengambil posisi sebagai penyeimbang pemerintahan, bukan…
Bandar Lampung — Komisi V DPRD Provinsi Lampung menggelar evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru…
Bandar Lampung - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung secara resmi melepas kepulangan…
Bandar Lampung – Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Cabang…
Bandar Lampung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Daerah…