<!--CusAds0-->
<p><br>Bandar Lampung &#8211; Momentum Hari Ibu tahun ini menjadi ajang refleksi mendalam mengenai peran penting seorang ibu dalam kehidupan individu maupun keberlangsungan bangsa.</p>



<p><br>Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung fraksi PDI Perjuangan, Kostiana, menyampaikan penghormatan tinggi kepada seluruh ibu, khususnya di Provinsi Lampung, atas peran besar yang tak tergantikan dalam perjalanan kehidupan. Menurutnya, Hari Ibu bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, tetapi juga saat untuk mengingat kembali bagaimana seorang ibu menjadi fondasi awal peradaban.</p>



<p><br>“Ibu adalah sekolah pertama bagi setiap manusia. Dari rahim dan asuhan ibu, lahir generasi yang menentukan arah masa depan bangsa,” ujar Kostiana, Senin (22/12/2025). Ia menekankan bahwa seorang ibu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, cinta, dan tanggung jawab sosial yang membentuk pribadi-pribadi berkontribusi bagi lingkungan, bangsa, dan negara.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000833087-934x1024.jpg" alt="" class="wp-image-15023"/></figure>



<p><br>Selain peran domestik, Kostiana juga menyoroti pentingnya peran ibu dalam menjaga keseimbangan sosial, budaya, dan lingkungan hidup. Dalam menghadapi tantangan ekologis dan krisis lingkungan, perempuan—khususnya ibu—memiliki posisi strategis sebagai penjaga kehidupan dan pelestari bumi.</p><!--CusAds0-->



<p><br>Kostiana menambahkan bahwa peringatan Hari Ibu harus dimaknai sebagai penguatan peran strategis perempuan Indonesia, baik sebagai penopang keluarga, pelestari kebudayaan, maupun aktor penting dalam perjuangan keadilan sosial dan ekologis. Indonesia yang kuat dan berdaulat hanya bisa tercapai jika perempuan diberi ruang, peran, dan pengakuan yang setara.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000842280-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-15081"/></figure>



<p><br>Dalam kesempatan itu, Kostiana juga mendorong seluruh kader perempuan PDI Perjuangan untuk aktif menjadi pelopor gerakan sosial, penggerak kepedulian lingkungan, serta penjaga nilai ideologi dan budaya lokal. “Perempuan PDI Perjuangan harus hadir sebagai kekuatan moral dan sosial, berani mengambil peran strategis, menjadi teladan dalam merawat bumi, kebudayaan, dan kehidupan,” tegasnya.</p>



<p><br>Ia menekankan bahwa merawat ibu berarti merawat kehidupan itu sendiri. Menghormati perempuan bukan hanya melalui ucapan selamat satu hari, tetapi dengan memberi mereka ruang aman, setara, dan dukungan untuk berkembang setiap hari. Dengan cara ini, cita-cita para pendiri bangsa dan visi Indonesia Emas dapat tercapai. (*)</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
Lampung Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan,…
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa partainya mengambil posisi sebagai penyeimbang pemerintahan, bukan…
Bandar Lampung — Komisi V DPRD Provinsi Lampung menggelar evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru…
Bandar Lampung - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung secara resmi melepas kepulangan…
Bandar Lampung – Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Cabang…
Bandar Lampung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Daerah…