<!--CusAds0-->
<p><br>Bandar Lampung &#8211; DPD PDI Perjuangan Lampung menghadiri peringatan Hari Ibu ke-97 yang diselenggarakan oleh Pengda TP Sriwijaya Lampung di Lamban Sabah Resto, Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (23/12/2025). Kehadiran jajaran fungsionaris perempuan DPD PDI Perjuangan Lampung menjadi wujud dukungan terhadap penguatan peran strategis perempuan dalam kehidupan sosial, budaya, dan pembangunan bangsa.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000844050-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15093"/></figure>



<p><br>Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti, Wakil Ketua DPD Budhi Condrowati dan Apriliati, Wakil Sekretaris Siska, serta Wakil Bendahara DPD M. Razid Labib Akram. Kehadiran para srikandi PDI Perjuangan Lampung tampil mencuri perhatian dengan balutan kebaya tradisional berpadu kain tapis khas Lampung, sebagai simbol kecintaan terhadap budaya lokal. Secara khusus, Ketua DPD Winarti tampak anggun mengenakan kebaya berwarna pink dengan bawahan tapis, mencerminkan kekuatan perempuan yang lembut namun berwibawa.</p>



<p><br>Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, mengatakan peringatan Hari Ibu merupakan momentum refleksi mendalam atas sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia. Menurutnya, Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat tentang peran besar perempuan sebagai fondasi kehidupan, penggerak perubahan, dan penjaga nilai-nilai kebangsaan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000843499-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15097"/></figure>



<p><br>“Hari Ibu lahir dari rahim perjuangan perempuan Indonesia. Sejak sebelum kemerdekaan, perempuan telah menyuarakan keadilan, pendidikan, dan martabat kemanusiaan. Karena itu, Hari Ibu harus dimaknai sebagai momentum penguatan peran perempuan di semua bidang kehidupan,” ujar Winarti.</p>



<p><br>Ia menegaskan, PDI Perjuangan secara ideologis menempatkan perempuan sebagai subjek utama perjuangan politik dan pembangunan. Partai, kata Winarti, terus mendorong perempuan agar berani mengambil peran strategis, tidak hanya di ranah domestik, tetapi juga dalam pengambilan kebijakan publik dan pembangunan daerah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000843993-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15094"/></figure>



<p><br>“PDI Perjuangan percaya bahwa kemajuan bangsa tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif perempuan. Perempuan harus hadir sebagai pengambil keputusan, penjaga nilai moral, sekaligus penggerak perubahan sosial,” tegasnya.</p><!--CusAds0-->



<p><br>Winarti juga menyoroti pentingnya perempuan untuk tetap berakar pada budaya dan kearifan lokal di tengah tantangan globalisasi. Menurutnya, busana kebaya dan tapis yang dikenakan para kader perempuan PDI Perjuangan Lampung bukan sekadar simbol estetika, tetapi juga pernyataan identitas dan keberpihakan pada budaya daerah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000843597-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15098"/></figure>



<p><br>“Budaya adalah kekuatan. Perempuan Lampung harus tampil berdaya, berkarya, namun tetap berbudaya. Inilah karakter perempuan Indonesia yang kita perjuangkan,” tambah mantan Bupati Tulang Bawang tersebut.</p>



<p><br>Sementara itu, Pangda TP Sriwijaya Provinsi Lampung dalam peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 mengusung tema <em>“Perempuan Berdaya, Berkarya, dan Berbudaya Menuju Indonesia Emas 2045”</em>. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sejarah sekaligus penguatan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000844103-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15095"/></figure>



<p><br>Ketua TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Nurhasanah, dalam sambutannya mengingatkan bahwa Hari Ibu memiliki akar sejarah yang kuat. Ia menuturkan bahwa pada 22 Desember, ratusan perempuan Indonesia berkumpul dan menyuarakan isu-isu penting seperti pendidikan perempuan, perlindungan anak yatim piatu, nasib janda, serta penolakan terhadap kawin anak dan kawin paksa.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000844062-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15096"/></figure>



<p><br>“Isu-isu tersebut menjadi tonggak perjuangan perempuan Indonesia. Sejarah Hari Ibu adalah sejarah keberanian perempuan dalam memperjuangkan martabat dan keadilan,” kata Nurhasanah.</p>



<p><br>Ia juga mengingatkan bahwa Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, pada tahun 1959 secara resmi menetapkan 22 Desember sebagai Hari Ibu Nasional, menegaskan bahwa perjuangan perempuan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan bangsa.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img src="https://pdiperjuanganlampung.id/wp-content/uploads/2025/12/1000843492-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-15099"/></figure>



<p><br>Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan tausiyah agama dari Ustaz Kholis sebagai penguatan spiritual dan moral. Nurhasanah menegaskan TP Sriwijaya Lampung akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan.</p>



<p><br>Peringatan Hari Ibu ke-97 ini menjadi penegasan bahwa perempuan Indonesia, termasuk perempuan Lampung, adalah pilar penting dalam menjaga nilai budaya, moral, dan masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (*)</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
Lampung Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan,…
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa partainya mengambil posisi sebagai penyeimbang pemerintahan, bukan…
Bandar Lampung — Komisi V DPRD Provinsi Lampung menggelar evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru…
Bandar Lampung - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung secara resmi melepas kepulangan…
Bandar Lampung – Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Cabang…
Bandar Lampung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Daerah…