Categories: BeritaDaerah

1 Abad Fatmawati, Hasto : Pejuang Perempuan yang Gelorakan Semangat Nasionalisme

<&excl;--CusAds0-->&NewLine;<p><br><strong>Jakarta <&sol;strong>– <strong>Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto menilai sosok Ibu Fatmawati memiliki peran besar dalam<&sol;strong> menggelorakan semangat nasionalisme dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan Indonesia Raya yang tidak mudah&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Saya mendengar melalui Ibu Megawati saat itu bagaimana Bung Karno didesak oleh para kaum muda untuk segera memerdekakan Indonesia dan kemudian peristiwa penculikan Rengasdengklok disitu sampai bagaimana Bung Karno tidak sempat membawa makanan termasuk buat mas Guntur Soekarno pada saat itu&comma; di dalam pendampingan Ibu Fatmawati terhadap Bung Karno pada waktu itu dan kemudian beliau dikenal sebagai ibu negara pejuang sang penjahit merah putih itu kita lihat hanya bisa dilakukan dengan sikap totalitas dalam berdedikasi bagi bangsa dan negara&comma; itu juga memerlukan sikap keberanian&comma;” kata dalam Talkshow bertema &OpenCurlyDoubleQuote;100 Tahun Fatmawati&comma; Ibu Negara Pejuang &OpenCurlyDoubleQuote;Sang Penjahit Merah Putih&comma;” yang dilaksanakan oleh DPP PDI Perjuangan&comma; Minggu &lpar;5&sol;2&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;img&period;gesuri&period;id&sol;img&sol;library&sol;library-1&sol;images&sol;d32d8c7a-e11f-4e5d-b826-c70b9e0bc38c&period;jpg" alt&equals;"" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>Hasto mengatakan jika ibu Fatmawati sebagai perempuan pejuang bisa dinilai dari banyak aspek&comma; misalnya saat ibu kota negara dipindah ke Yogjakarta dimana sebagai ibu negara ibu Fatmawati menampilkan sosok ibu pejuang yang kemudian mengorganisir Palang Merah Indonesia &lpar;PMI&rpar; didalam membantu para pejuang pada kemerdekaan kita ketika menghadapi clas fisk&period;<&sol;p><&excl;--CusAds0-->&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>Tidak hanya itu tetapi kemudian bagaimana beliau ke pasar sendiri membeli bahan-bahan makanan untuk dapur umum bagi para pejuang kita&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>Sehingga beliau sosok pemimpin perempuan pendobrak dari berbagai belenggu kultural yang saat itu masih menghinggapi para wanita Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<figure class&equals;"wp-block-image"><img src&equals;"https&colon;&sol;&sol;img&period;gesuri&period;id&sol;img&sol;library&sol;library-1&sol;images&sol;6ce6a81d-3d5f-42f2-a264-53688ce502fc&period;jpg" alt&equals;"" &sol;><&sol;figure>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>&OpenCurlyDoubleQuote;Ibu Fatmawati bisa menampilkan jati dirinya sebagai perempuan pejuang&comma; sebagai ibu negara yang rendah hati tetapi juga ibu negara yang mengambil tanggung jawab ketika negara membutuhkan dengan membuka dapur umum&comma; mengorganisir PMI dan karya kemanusiaan dari Ibu Fatmawati sungguh luar biasa sehingga mengapa DPP PDI Perjuangan dalam rangka &OpenCurlyDoubleQuote;100 Tahun Ibu Fatmawati&comma; Ibu Negara Pejuang &OpenCurlyDoubleQuote;Sang Penjahit Merah Putih&comma;” diberikan penghormatan secara khusus karena perjuangannya masih relevan sampai saat ini&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br>Talkshow tersebut turut dihadiri oleh pengurus DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu&comma; Menteri Sosial Tri Rismaharini&comma; Putri Bengkulu Shinta Bella Margaretta&comma; Putra Bung Hatta Halida Hatta serta wawancara khusus Adik Ibu Fatmawati Ibu Hildawati Hasan Din&period; Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan menampilkan pertunjukan seni-budaya oleh Badan Kebudayaan Nasional &lpar;BKN&rpar; DPP PDI Perjuangan&period; &lpar;&ast;&rpar;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p><br><&sol;p>&NewLine;<&excl;--CusAds0-->&NewLine;<div style&equals;"font-size&colon; 0px&semi; height&colon; 0px&semi; line-height&colon; 0px&semi; margin&colon; 0&semi; padding&colon; 0&semi; clear&colon; both&semi;"><&sol;div>

Ragilia Nofantina

Lahir pada 24 November 1997, di Jagabaya Bandar Lampung. Senang mengikuti organisasi yang bersosialiasi dengan banyak orang. Lulusan sarjana ekonomi namun sedang menjalani dan menekuni dunia jurnalistik.

Recent Posts

Andy Roby Sosialisasikan Perda UMKM di Pesawaran, Dorong Kemandirian Masyarakat

Pesawaran — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Andy Roby, menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor…

4 hari ago

Semangat Kartini Tak Boleh Sekadar Seremonial, Ini Pesan Kostiana untuk Perempuan Lampung

Peringatan Hari Kartini 2026 harus dimaknai bukan sebagai agenda seremonial tahunan semata. Momentum ini harus…

4 hari ago

DPD PDI Perjuangan Lampung Angkat UMKM Olahan Ubi Jalar DPC Metro di Momentum Hari Kartini

Bandar Lampung - DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung memperingati Hari Kartini 2026 dengan melibatkan pelaku…

5 hari ago

Banteng Lampung Angkat Semangat Fatmawati Lewat Balutan Kerudung di Hari Kartini

Bandar Lampung - DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung memperingati Hari Kartini, di Kantor DPD Partai,…

5 hari ago

Semangat Kartini, Ketua Banteng Lampung Winarti Perkuat Ketahanan Pangan dengan Tanam Tanaman Pendamping Beras

Lampung Selatan - DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung mewarnai momentum Hari Kartini dengan cara istimewa.…

5 hari ago

Refleksi 71 Tahun KAA: Hasto Tekankan Pentingnya Geopolitik Ala Bung Karno

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak seluruh komponen bangsa untuk melakukan rediscovery of…

6 hari ago