<!--CusAds0-->
<p>Bandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung menyatakan dukungannya atas rencana pembentukan tim khusus di sekolah untuk menangani perundungan (bullying). Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, Kamis (20/11/2025), menindaklanjuti inisiatif dari pemerintah pusat dan Kementerian Pendidikan. </p>



<p>Menurut Yanuar, pembentukan tim pengawas perundungan di sekolah adalah hal yang sangat mendesak. Ia menekankan bahwa meski bullying kerap dianggap remeh, dampak psikologisnya bisa sangat panjang dan serius. </p>



<p>“Perundungan sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa membuat anak merasa minder, bahkan berpotensi melakukan hal-hal negatif,” ujar Yanuar. </p>



<p>Yanuar mencontohkan kasus tragis sebagai peringatan akan bahaya perundungan. Ia menyebut insiden di SMA 72 Jakarta, di mana seorang siswa diduga melakukan tindakan ekstrem karena tekanan psikologis dari bullying. </p>



<p>Lebih lanjut, Yanuar menyoroti bahwa tidak semua kasus bullying terpantau atau ditindaklanjuti di sekolah. Karena itu, ia dan Komisi V DPRD Lampung meminta agar guru dan orang tua lebih aktif dalam pengawasan dan pendampingan siswa. </p><!--CusAds0-->



<p>Ia juga menyatakan bahwa DPRD telah mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar ikut berperan dalam menanggulangi masalah perundungan. Menurut Yanuar, penanganan bullying bukan hanya tugas sekolah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. </p>



<p>Sebagai latar belakang, Dukungan DPRD Lampung ini muncul setelah Presiden <strong>Prabowo Subianto</strong> menyebut bahwa perundungan di sekolah harus segera ditangani, ketika meresmikan program digitalisasi pembelajaran di SMPN 4 Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. </p>



<p>Upaya sebelumnya terkait pencegahan kekerasan di sekolah juga telah dilakukan oleh Pemprov Lampung. Pada Mei 2025, Pemprov membentuk Satgas OSIS Anti Tawuran, Kekerasan, Narkoba, dan Bullying yang melibatkan anggota OSIS sebagai garda depan pendidikan karakter. </p>



<p>Dengan dukungan DPRD, diharapkan tim khusus anti-bullying bisa segera terealisasi di sekolah-sekolah di Lampung dan memberikan dampak positif bagi perlindungan siswa serta iklim pendidikan yang lebih aman dan sehat. (*)</p>
<!--CusAds0-->
<div style="font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;"></div>
Lampung Selatan – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan,…
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa partainya mengambil posisi sebagai penyeimbang pemerintahan, bukan…
Bandar Lampung — Komisi V DPRD Provinsi Lampung menggelar evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru…
Bandar Lampung - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung secara resmi melepas kepulangan…
Bandar Lampung – Dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Cabang…
Bandar Lampung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan, Dewan Pimpinan Daerah…